Minggu, 22 Februari 2015

FOTO PROYEK

FOTO PROYEK

  1. umah kontrakan/Kontrakan.

    Pemilik  : Ibu Sri Asih Ana
    Luas      : 60 m2 Ket : Dak keraton rencana Difungsikan u, persiapan penamabahan Lantai 2, dan pada saat ini berfungsi langsung sebagai atap rumah 

dak keraton semarang 1.4
dak keraton semarang 1.3
dak keraton semarang 1.5
dak keraton semarang 1.2
dak keraton semarang 1.1


dak keraton semarang 1.7


dak keraon semarang 1
dak keraton semarang 1.6







    Rumah Tinggal
    Pemilik :Ibu  Dani
    Luas     : 27 m2
    Lokasi : Perumahan Tugu Asri Semarang
    dak keraton semarang 2.1
    dak keraton semarang 2.2

    Add caption

    dak keraton semarang 2.3










    1.  Rumah KOS 3 LANTAI
      Pemilik : CANDRA aRIF
      Lokasi  : Ngesrep Tembalang
      Luas     : 180 m2  ( masih dalam Pembangunan )




    Rabu, 18 Februari 2015

    JASA PEMASANGAN CELING BRICK wilayah semarang dan sekitarnya

    untuk informasi dan sistem pemasangan bisa menghubungi


    IMAM SUSANTO
    telp/hp : 085100385006
    email : imamsus@yahoo.com

    kami juga menerima jasa pemasangan untuk wilayah semarang dan sekitarnya


    DAK LANTAI SISTEM KERATON

     MENGENAL CELING BRICK

    Ceiling Brick adalah bahan bangunan yang digunakan untuk pembuatan plat lantai (dak lantai) yang terbuat dari keramik sebagai pengganti plat lantai cor konvensional.  Ceiling Brick ini terbuat dari tanah liat (keramik) yang di buat dengan cara di extrude sehingga berbentuk menyerupai kubus dengan lubang-lubang dibagian tengahnya. Ceiling brick yang baik adalah campuran tanah liat yang dipanasi sampai diatas 1000 derajat celcius. Kalau diperhatikan lubang atau rongga pada Ceiling brick akan menumpu beban yang ada di atasnya. Untuk memperkuat strukturnya, ceiling brick juga diberi tulangan baja yang diletakkan di keempat sisinya dan kemudian dicor dengan beton. Pemberian tulangan dilakukan dengan penulangan searah, ini karena tulangan hanya dikaitkan dengan dua balok yang saling berhadapan. Karena itulah plat lantai menggunakan Ceiling Brick, sebenarnya merupakan plat rusuk. Oleh karena dalam pengaplikasiannya tersususun dari material keramik, tulangan baja/besi dan beton inilah makanya sering disebut Dak KERATON (Keramik Komposif Beton).
    Dak Ceiling Brick lahir atas kerjasama beberapa negara di Eropa (Jerman dan Belanda) sekitar seratus tahun yang lalu. Kemudian teknologi material ini dibawa ke Indonesia melalui proyek Bantuan Teknis Pembangunan Industri Bahan Bangunan yang diawasi oleh UNIDO/ UNDP (PBB Project INS/ 740/ 034) . Pada proyek penelitian yang berlangsung sekitar tahun 1977, bahan material ini diteliti penggunaannya pada sebuah rumah contoh di Puslitbangkim Cipta Karya Pekerjaan Umum. Aplikasi material pada penelitian ini merupakan hasil pengembangan dari Ir. Emon Sulaiman (Alm) dan Nasan Subagia. Kemudian dikembangkan lagi dengan modifikasi modem oleh Ir. Judadi dan Dipl.Ing Yudiro pada tahun 1984. Setelah itu pada tahun 1990 dikembangkan lagi mofikasinya oleh Ir. Bambang Mursodo.


    Amankah Dak Keraton?

    Dak Keraton adalah salah satu metoda untuk meningkat lantai rumah dengan mengadopsi teknologi Eropa, dengan metoda ini proses pembangunan menjadi lebih ekonomis, lebih aman, efisien tanpa bekisting,tanpa mengurangi kekuatan untuk menahan beban yang berada diatasnya. Metoda pemasangan Dak Keraton mendapat penghargaan sebagai metoda yang lebih ekonomis, efisien, kuat dan lebih aman.
    Kekuatan Dak Ceiling Brick ( Keramik Komposit Beton) sudah diuji laboratorium yang mendapat hasil bahwa Ceiling Brick akan melendut pada beban diatas 500 kg/ m2. Hasil ini sesuai dengan loading Test-II No LB/ BPPU/ 001-12/ IX/ 9906.09.99 Bobot yang ringan (sekitar 180 -225 kg/m2) dibandingkan dengan beton (sekitar 240 kg/m2), ini karena Dak Keraton memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Walaupun bobotnya ringan, hal ini tidak berpengaruh pada kualitasnya yang sejajar dengan kualitas beton K 175 yang mempunyai tegangan ijin maksimum sebesar 55 kg/cm2.
    Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil Gaya Gempa yang diterima oleh stuktur bangunan. Ini berarti bila mengalami keruntuhan, lantai tidak akan runtuh dalam bentuk lempengan besar dan berat tetapi dalam bentuk lempengan kecil sehingga tidak membahayakan penghuni. Dalam Rumus Newton F=m.a . Jadi jika massa bangunan berkurang maka gaya gempa yang terjadi akibat percepatan gempa juga berkurang.
    Adanya Rongga di dalam Komposit Keramik Beton akan memudahkan kita untuk menangkap "sinyal" bila plat/dak beton itu akan runtuh. Hal ini bisa diibaratkan dengan sepotong bambu yang digunakan sebagai perancah. Bila diinjak dan akan patah maka bambu akan memberikan "sinyal" bahwa ia akan patah, diantaranya dengan mengeluarkan suara "krek". Berbeda jika bila perancah yang digunakan adalah kayu. "sinyal" ini tidak ada karena kayu tidak mempunyai rongga didalamnya. Bila patah ia langsung patah. Rongga dalam Keraton juga berfungsi sebagai isolator yang memberikan keuntungan tambahan karena bisa meredam suara dan panas, sehingga ruangan akan lebih sunyi dan dingin. Sebagai elemen Estetika, dapat diperlakukan dengan diekspos sehingga memberikan dampak visual natural pada design interior.

    Uji Coba Dak Keraton
    Benda uji LKKB sudah siap crosshead mesin uji, sesaat sebelum pelaksanaan
    pembebanan metode uji lentur berulang meningkat.

    Uji Coba Dak Keraton
    Benda uji LKKB sedang mengalami lendutan maksimum sebelum runtuh.
    Nilai defleksi maksimum berkisar antara Lo/20 sampai dengan Lo/25.

    Konstruksi Dak Keraton
    Konstruksi Dak Ceiling Brick Keraton yang kokoh namun ringan.


    Perbandingan Dak Keraton dengan Dak Konvensional

    Perbandingan Teknis

    Dak Beton KeratonDak Beton Biasa
    Cara PengerjaanTinggal pasang, perancah hanya sedikitCor ditempat, perlu cetakan (begisting) dan tiang penyangga (stager) sangat banyak
    WaktuSekitar 1 - 2 minggu+/- 4 minggu
    Berat lantai (kg/m2)125-180 (kg/m2)+/- 250 (kg/m2)
    Kuat Tekan>175 kg/cm2>175 kg/cm2 istilah K175, K225, K300 dst
    Beban imposed bentang 2,5 m900 kg/m2>900 kg/m2 tergantung pembesian
    Jumlah pekerja3-4 orangLebih dari 10 orang
    Estimasi biaya terpasang450.000-500.000/m include balok 15x25 cm2600.000-800.000/m2

    Perbandingan Biaya


    Keuntungan Memakai Dak Beton Keraton

    1. Keraton yang dapat menahan beban hingga 750Kg/m2, kekuatannya relative sama dengan pelat lantai konvensional
    2. Proses pengerjaannya lebih cepat.
    3. Lebih hemat karena penghematan tenaga kerja dan waktu
    4. Lebih efisien karena dapat dikerjakan secara bersamaan dengan perkerjaan yang lain di lantai bawah atau pun dibagian atasnya
    5. Lebih murah disbanding plat beton konvensional biasa.
    6. Lebih ringan sehingga mengurangi beban bangunan
    7. Tidak banyak memerlukan Scafolding/kayu stagger (penyangga cetakan pelat beton)
    8. Bisa sebagai peredam panas dan suara, karena ada rongga udara. Tidak bocor, jika gunakan sebagai atap
    9. Bisa sebagai elemen estetika/artistic untuk lantai dibawahnya, jika tanpa di tutup plafon
    Lantai dak keraton tampilan bawah yang diexpose
    Lantai dak keraton tampilan bawah, yang diexpose sebelum di finishing.
    Lantai dak keraton tampilan bawah yang diexpose
    Lantai keraton yang sudah jadi, cantik juga sebagai elemen estetika. Tidak perlu ditutupi plafon
    http://tentangseputarkita.blogspot.com/2013/02/ceiling-brick-keraton-solusi-murah-dan.html#.VORWvSzqTrB

    Ceiling Brick Keraton, Solusi Murah dan Aman Menambah Lantai Rumah dan Gedung

    celling Brick celling brick atau dikenal juga dengan Dak Keraton ( dak Keramik Komposit Beton )adalah salah satu metoda untuk meningkat lantai rumah dengan mengadopsi teknologi Eropa, dengan metoda ini proses pembangunan menjadi lebih ekonomis, lebih aman, efisien tanpa bekisting,tanpa mengurangi kekuatan untuk menahan beban yang berada diatasnya. Metoda pemasangan Dak Keraton mendapat penghargaan sebagai metoda yang lebih ekonomis, efisien, kuat dan lebih aman. Kekuatan Dak Ceiling Brick ( Keramik Komposit Beton) sudah diuji laboratorium yang mendapat hasil bahwa Ceiling Brick akan melendut pada beban diatas 500 kg/ m2. Hasil ini sesuai dengan loading Test-II No LB/ BPPU/ 001-12/ IX/ 9906.09.99 Bobot yang ringan (sekitar 180 -225 kg/m2) dibandingkan dengan beton (sekitar 240 kg/m2), ini karena Dak Keraton memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Walaupun bobotnya ringan, hal ini tidak berpengaruh pada kualitasnya yang sejajar dengan kualitas beton K 175 yang mempunyai tegangan ijin maksimum sebesar 55 kg/cm2. Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil Gaya Gempa yang diterima oleh stuktur bangunan. Ini berarti bila mengalami keruntuhan, lantai tidak akan runtuh dalam bentuk lempengan besar dan berat tetapi dalam bentuk lempengan kecil sehingga tidak membahayakan penghuni. Dalam Rumus Newton F=m.a . Jadi jika massa bangunan berkurang maka gaya gempa yang terjadi akibat percepatan gempa juga berkurang. Adanya Rongga di dalam Komposit Keramik Beton akan memudahkan kita untuk menangkap "sinyal" bila plat/dak beton itu akan runtuh. Hal ini bisa diibaratkan dengan sepotong bambu yang digunakan sebagai perancah. Bila diinjak dan akan patah maka bambu akan memberikan "sinyal" bahwa ia akan patah, diantaranya dengan mengeluarkan suara "krek". Berbeda jika bila perancah yang digunakan adalah kayu. "sinyal" ini tidak ada karena kayu tidak mempunyai rongga didalamnya. Bila patah ia langsung patah. Rongga dalam Keraton juga berfungsi sebagai isolator yang memberikan keuntungan tambahan karena bisa meredam suara dan panas, sehingga ruangan akan lebih sunyi dan dingin. Sebagai elemen Estetika, dapat diperlakukan dengan diekspos sehingga memberikan dampak visual natural pada design interior